Perubahan Aturan Piala Dunia 2022

Perubahan Aturan Piala Dunia 2022

Perubahan Aturan Piala Dunia 2022 – Piala Dunia 2022 akan menghadirkan banyak inovasi baru. Tak hanya karena baru pertama kali digelar di Timur Tengah, FIFA juga melakukan beberapa pembaruan di Piala Dunia 2022 nanti. Baik Ronaldo maupun Messi tidak pernah memenangkan Piala Dunia. Tapi, sebelum ke Qatar dan menyaksikan 32 negara yang akan bertanding lewat layar kaca, ada yang baru.

Pertama kita simak dulu penjelasan tentang piala dunia, Piala Dunia adalah ajang kompetisi sepak bola LGODEWA paling bergengsi di tingkat dunia, memang paling ditunggu-tunggu oleh penduduk dunia. Diselenggarakan setiap empat tahun sekali di berbagai negara tuan rumah, piala dunia mempertemukan negara-negara dari lima benua di dunia. Tak heran jika penduduk dunia sangat menantikan pertandingan ini.

Piala Dunia adalah kompetisi internasional yang diikuti oleh tim nasional pria senior dari anggota Federasi Internasional (FIFA), badan pengatur sepak bola dunia. Kejuaraan telah diadakan setiap empat tahun sejak turnamen 1930, kecuali pada tahun 1942 dan 1946, yang tidak diadakan karena Perang Dunia II. Juara Piala Dunia saat ini adalah Prancis, yang memenangkan turnamen 2018 di Rusia.

Ajang sepak bola tahunan ke-4 ini merupakan turnamen yang sayang untuk dilewatkan. Demam sepak bola ada dimana-mana, nonton bola bareng sanak saudara dan teman adalah suatu keharusan agar lebih seru. Tak jarang mereka rela begadang meski keesokan harinya harus kembali ke kantor.

Pecinta sepak bola sepertinya tidak mau ketinggalan setiap pertandingan yang ditampilkan di layar. Rasa lelah setelah bekerja dan beraktivitas seharian dikalahkan rasa penasaran dan keinginan untuk mendukung tim kesayangan. Dan inilah penjelasan tentang perubahan perubahan yang akan terjadi di piala dunia 2022.
Apa saja perubahan sepak bola piala dunia 2022?

Jumlah Pemain Perubahan Aturan Piala Dunia
FIFA telah mengkonfirmasi skuad Piala Dunia 2022 Qatar tidak akan lagi berisi 23 pemain, tetapi 26 pemain. Ini adalah format serupa yang digunakan UEFA di Euro LGODEWA 2020, sejalan dengan pandemi Covid-19. Tidak semua pelatih senang dengan kabar ini. Pelatih Inggris Gareth Southgate, misalnya, menyatakan keprihatinannya karena memiliki lebih banyak pemain untuk dipilih.
Southgate mungkin tidak setuju. Tapi FIFA tetap tancap gas. Seperti halnya Euro 2020.

Piala Dunia Qatar 2022 juga masih berada di bawah ancaman Covid-19 yang belum sepenuhnya mereda. Itu sebabnya FIFA tidak mau mengambil risiko. FIFA juga mengizinkan dokter masing-masing tim untuk duduk di bangku cadangan.

Pergantian lima pemain
Selain memiliki skuat yang lebih besar, setiap pelatih juga diperbolehkan melakukan lima pergantian pemain dalam satu pertandingan. Sebelumnya hanya tiga perubahan. Hal ini tentu saja memberikan kebebasan lebih kepada pelatih untuk melakukan penyesuaian taktik.

Ini sebenarnya bukan aturan baru dalam sepak bola. Pasalnya, sejak Covid-19, beberapa liga top Eropa menggunakan aturan lima pergantian pemain dengan pembatasan. Aturan ini kemudian diadopsi oleh banyak negara di dunia. Namun, untuk Piala Dunia, ini baru pertama kali dilaksanakan di Qatar.

Wasit perempuan
Dari 36 wasit yang akan memimpin pertandingan Piala Dunia 2022, tiga di antaranya perempuan. Ini adalah sejarah, mengingat ini adalah pertama kalinya “Perempuan” mendapat kesempatan menjadi juri di pentas sepakbola terbesar. Siapa wasit wanita yang beruntung? Ketiganya adalah Stephanie Frappart (Prancis), Salima Mukansanga (Rwanda) dan Yoshimi Yamashita (Jepang). Itulah 3 perubahan Turnamen sepak bola terbesar Piala dunia 2022 Qatar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *