Umpan Toni Kroos Gacor, Rupanya Berkat Belajar dari Mantan Pemain Barcelona

Umpan Toni Kroos Gacor, Rupanya Berkat Belajar dari Mantan Pemain Barcelona

Umpan Toni Kroos Gacor, Rupanya Berkat Belajar dari Mantan Pemain Barcelona –  Kemampuan luar biasa Toni Kroos dalam hal mengolah dan mendistribusikan bola telah menjadi topik perbincangan hangat di dunia sepak bola. 

 

Namun, ada klaim menarik yang menyebutkan bahwa keahliannya yang memukau ini sebagian besar merupakan hasil pembelajaran dari mantan pemain Barcelona, Arturo Vidal. 

 

Meskipun demikian, terlepas dari kebenarannya, tidak dapat dipungkiri bahwa Kroos telah membuktikan dirinya sebagai salah satu gelandang LGODEWA terbaik di kancah internasional.

 

Toni Kroos, yang saat ini berusia 34 tahun, telah lama dikenal sebagai maestro lini tengah yang memiliki visi permainan brilian dan kemampuan passing yang luar biasa. 

 

Pemain kelahiran Jerman ini telah menjadi ikon di klub raksasa Spanyol, Real Madrid, di mana ia telah menunjukkan konsistensi dan kualitas permainan yang menakjubkan selama bertahun-tahun.

 

Salah satu aspek yang paling menonjol dari permainan Kroos adalah kemampuannya dalam memberikan umpan-umpan akurat. 

 

Statistik menunjukkan bahwa selama karirnya di Real Madrid, rata-rata akurasi umpannya mencapai angka yang sangat mengesankan, yaitu 94 persen. 

 

Angka ini bukan hanya sekedar angka, tetapi juga diterjemahkan ke dalam kontribusi nyata di lapangan.

 

Dari keakuratan passing yang luar biasa tersebut, Kroos telah berhasil mencatatkan 93 assist untuk rekan-rekan setimnya. 

 

Lebih impresif lagi, ia telah mampu menciptakan 974 peluang mencetak gol selama berseragam Real Madrid. 

 

Angka-angka ini menunjukkan betapa pentingnya peran Kroos dalam skema permainan timnya, bukan hanya sebagai pengatur ritme permainan, tetapi juga sebagai kreator utama peluang gol.

 

Pada helatan Euro 2024, Toni Kroos sekali lagi membuktikan kalau dirinya lah sang Raja Operan.

 

Kemampuannya dalam mengontrol tempo permainan, membaca situasi, dan memberikan umpan-umpan presisi telah menjadi senjata utama tim Jerman dalam menghadapi lawan-lawan tangguh di level internasional.

 

Dalam dua pertandingan fase grup di Euro 2024, Toni Kroos menunjukkan akurasi umpan yang luar biasa dengan mencapai 97 persen.

 

Dari 233 operan yang dilepaskannya, 225 di antaranya berhasil mencapai rekan satu tim. Statistik mengesankan ini dihasilkan oleh gelandang berjuluk “Sniper” tersebut, yang kini berusia 34 tahun. 

 

Menariknya, kehebatan Kroos dalam memberikan umpan jitu tersebut diklaim sebagai hasil dari belajar bersama salah satu rekan lamanya, Arturo Vidal.

 

Baru-baru ini, Arturo Vidal mengungkapkan bahwa Kroos, yang merupakan lulusan akademi Bayern München, pernah belajar tentang teknik mengumpan dengan baik ketika mereka bermain bersama di Bayer Leverkusen. 

 

Vidal, yang membela Barcelona antara 2018 dan 2020, sebelumnya memperkuat Bayer Leverkusen selama empat musim dari 2007 hingga 2011. 

 

Selama periode tersebut, Vidal menjadi rekan satu tim Kroos, yang saat itu dipinjamkan dari Bayern München antara tahun 2009 dan 2010.

 

Vidal mengakui bahwa Kroos merupakan gelandang bertalenta dengan kemampuan teknis yang luar biasa. 

 

Namun, pada awalnya, Kroos memiliki masalah dengan sentuhan bola, sehingga membutuhkan bantuan dari Vidal dan rekan lainnya, Renato Augusto. 

 

Dari pertemuan inilah, Kroos mendapatkan pelajaran berharga tentang sentuhan bola yang baik dari Vidal dan Renato Augusto, yang kemudian berkontribusi pada peningkatan kemampuan mengumpan Kroos. 

 

Transformasi ini memungkinkan Kroos untuk menjadi salah satu gelandang terbaik di dunia dengan akurasi umpan yang mencengangkan hingga saat ini.

 

Arturo Vidal mengungkapkan bahwa Toni Kroos banyak belajar darinya selama mereka bermain bersama di Bayer Leverkusen, seperti yang dikutip dari Diario AS. 

 

Vidal menceritakan bahwa Kroos datang ke Bayer Leverkusen dengan status pinjaman dari Bayern München dan memiliki kemampuan teknis yang bagus. 

 

Namun, Kroos mengalami kesulitan dengan sentuhan bola yang baik. 

 

Melihat hal tersebut, Kroos kemudian mendatangi Vidal dan Renato Augusto untuk meminta bantuan. 

 

Vidal menambahkan bahwa mereka kemudian menjelaskan kepada Kroos mengenai esensi sepak bola dan mengajarinya banyak hal penting. 

 

Gelandang asal Chile tersebut menekankan bahwa mereka memberikan pelajaran berharga yang membantu Kroos memperbaiki sentuhan bolanya dan meningkatkan kemampuannya di lapangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *